PengertianKantor. Terdapat beberapa pendapat yang menyatakan pengertian kantor antara lain Menurut Kamus Besar Indonesia (KBBI), Kantor merupakan sebuah balai (Ruang, gedung dan rumah) tempat yang digunakan untuk mengurus suatu pekerjaan (suatu instansi atau perusahaan); tempat bekerja. Pengertian kantor secara sempit kantor merupakan suatu
3 Meskipun organisasi tersebut merupakan sebuah system namun dikatakan bahwa organisasi perkantoran yang efektif terbentuk oleh pribadi-pribadi yang harus melaksanakan pekerjaan masing-masing hal ini sesuai dengan prinsip
Personalkantor sebagai tenag operasional yaitu pegawai kantor yang mempunyai tugas sebagi pelaksana dan teknisi suatu pekerjaan kantor. Misal : Lower manager, Supervisor, Worker. Selain personal kantor di atas, ada yang menggolongkan sebagai berikut : a. Office personil, yaitu personal kantor yang menjadi pelaku di dalam operasi ketata usahaan.
Manajemenperkantoran menurut G.R Terry manajemen ialah proses yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pelaksanaan dan pengawasan. Dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya (management is a distinct process consisting of planning,organizing,actuating and controlling.
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu. Skip to content BerandaFitur LengkapHargaPrivate CloudLoginCoba Gratis Manajemen Perkantoran Pengertian, Fungsi, dan Tujuannya Manajemen Perkantoran Pengertian, Fungsi, dan Tujuannya Pada kesempatan kali ini, kita akan coba membahas tentang sistem Manajemen Perkantoran. Pembahasan yang akan kita pelajari bersama adalah terkait pengertian, fungsi, dan tips dalam memaksimalkan manajemen perkantoran. Agar lebih jelas lagi, mari kita simak ulasannya di bawah ini. Pengertian Manajemen Perkantoran Manajemen administrasi perkantoran adalah salah satu kegiatan pengolahan data yang disertai dengan informasi yang dikerjakan secara teratur, sistematis dan kontinyu dengan mengikuti berbagai kegiatan organisasi agar tujuan organisasi yang bersangkutan bisa tercapai dengan baik. Manajemen perkantoran adalah upaya pengarahan pada aktivitas atau kegiatan ketatausahaan dari suatu kantor secara menyeluruh agar bisa mencapai tujuan seefisien mungkin dan harus diadakan penataan agar pekerjaan ini bisa dilakukan dengan baik. Upaya penataan ataupun pengelolaan ata suatu pekerjaan di kantor ini disebut dengan manajemen perkantoran. Fungsi Manajemen Perkantoran Berikut ini adalah berbagai fungsi dalam Manajemen Perkantoran Planning Fungsi planning atau fungsi perencanaan dalam manajemen perkantoran adalah suatu fungsi yang digunakan dalam menentukan seluruh bentuk tindakan untuk menyentuh seluruh target yang diinginkan. Jadi, dalam fungsi perencanaan ini, seorang manajer wajib memikirkan apa saja pekerjaan yang akan dikerjakan dengan berbagai sumber daya yang telah dimiliki. Organizing Fungsi organizing atau pengorganisasian dalam manajemen perkantoran akan membantu manajer dalam melakukan kegiatan pengawasan dan menentukan siapa saja yang diperlukan untuk melakukan tugas yang kelak didelegasikan. Adanya fungsi pengorganisasian dalam suatu manajemen sangatlah penting karena mampu membantu menjalankan struktur organisasi secara jelas dan juga mampu mendeskripsikan seluruh tugas dari setiap bidang ataupun bagian organisasi secara jelas. Selanjutnya, tanggung jawab dan wewenang dalam organisasi ini akan menjadi lebih jelas dana mampu memperlihatkan antar setiap tugas unit organisasi serta sumber daya manusia dan material yang sedang diperlukan pun bisa diketahui. Commanding Fungsi pengarahan ataupun commanding dalam manajemen perkantoran merupakan fungsi manajemen yang erat kaitannya dengan usaha dalam memberikan suatu bimbingan, saran, perintah, maupun instruksi pada bawahan dalam upaya menjalankan tugasnya. Tujuannya agar tugas tersebut bisa dilakukan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Controlling Controlling atau fungsi pengawasan dalam suatu manajemen perkantoran akan sangat dibutuhkan agar menjaga seluruh bentuk kegiatan dan efektivitas pemanfaatan sumber daya tidak digunakan secara menyimpang dari rencana, sehingga tujuan utama dari organisasi tersebut bisa tercapai. Baca juga Tingkatan dan Peranan Manajemen dalam Perusahaan yang Harus Anda Ketahui Ruang Lingkup Manajemen Perkantoran Berikut ini adalah ruang lingkup manajemen perkantoran Aktivitas Kantor Seluruh aktivitas kantor pada biasanya terdiri dari aktivitas yang erat hubungannyadengan perencanaan, pengorganisasian serta pengawasan kantor. Sarana atau Fasilitas Kerja Perkantoran Fasilitas atau sarana kerja kantor melingkupi gedung, lokasi, serta peralatan kantor yang diantaranya interior, dan seluruh mesin kantor. Tips untuk Memaksimalkan Manajemen Kantor Anda 1. Analisa Cara Kerja yang Sudah Berjalan Sebelum Anda mulai membaca tips ini, pastinya Anda sudah memiliki sistem kerja atau cara kerja sendiri. Hal itu bukanlah masalah, oleh karena itu cobalah untuk menganalisa cara kerja yang saat ini sudah Anda terapkan. Apakah sudah cukup efektif ataupun belum. Tingkat keefektivitasan dari manajemen kantor bisa dinilai dari durasi waktu pengerjaan tugas, hasil pengerjaan, serta anggota tim Anda. Jika ada satu tugas yang bisa diselesaikan dalam dua hingga tiga hari pada kenyataannya diperlukan waktu dua minggu untuk selesai, maka Anda harus mengevaluasi lagi cara kerja Anda. Bisa jadi, manajemen yang ada saat ini belum begitu tepat. Pun sama halnya dengan hasil yang kurang maksimal, dan anggota tim Anda akan menjadi tidak senang karena akan mendapatkan beban yang terlalu berat. Manajemen yang baik tentu akan memiliki dampak yang baik untuk seluruh bentuk kegiatan karyawan. 2. Terapkan Pola Kepemimpinan yang Sesuai Cara memimpin seseorang sudah pasti berkaitan dengan sistem manajemen yang sudah ia terapkan pada kantornya tersebut. Oleh karena itu, cobalah evaluasi kembali cata terbaik dalam menerapkan manajemen, karena bisa jadi cara yang digunakan berbeda-beda. Namun yang pasti, Anda harus terus menjalan komunikasi, termasuk dalam hal mendelegasikan tugas pada rekan. Anda harus bisa menyampaikan dengan tepat apa yang sebenarnya sudah Anda harapkan pada anggota tim, serta deadline atas tugas tersebut. Selain itu, Anda juga harus menggerakan visi misi perusahaan secara jelas, karena hal ini akan berkaitan dengan tim yang Anda pimpin. Jika ada salah satu anggota yang memiliki tingkat pemahaman yang sama, maka hal itu harus digerakkan menjadi lebih mudah dan terarah. 3. Periksa Cara Kerja “Peralatan” yang Sudah Ada Cara untuk memeriksa peralatan yang ada, pertama Anda harus bisa melihat saja yang digunakan oleh tim Anda untuk membantu pekerjaannya. Contohnya, aplikasi yang mereka gunakan untuk mengirim email, berkomunikasi dengan anggota lain, atau untuk mengatur jadwal serta list pekerjaannya masing-masing. Setelah itu, Anda bisa mengevaluasi setiap peralatan tersebut, apakah bisa berfungsi dengan baik atau belum. Contohnya saja, dari sekian banyaknya akun yang diberikan, karyawan Anda ternyata hanya menggunakan Gmail untuk berkomunikasi dengan pihak dari luar saja, dan slack lebih sering digunakan untuk pihak internal perusahaan. Beberapa fasilitas lain seperti Google Calendar untuk jadwal, dan Asana untuk memberikan tugas ternyata tidak begitu digunakan. Jika hal ini sudah bisa Anda ketahui, maka Anda bisa menyederhanakan penggunaan aplikasi tersebut. Contohnya saja Anda hanya menggunakan dua alat, yaitu slack untuk mengirim semua pesan, dan Asana untuk menjadwalkan dan memberikan tugas. Sehingga, manajemen kantor akan menjadi lebih maksimal. Baca juga Apa itu SKU? ini Pengertian dan Cara Menerapkannya 4. Buatlah Alur Kerja di Dalam Manajemen Kantor Alur kerja yang jelas sangat dibutuhkan di kantor agar manajemen yang berjalan bisa lebih maksimal. Para anggota di dalamnya pun tidak perlu bingung dalam hal dari mana mereka harus melakukan tugas, dan apa saja yang harus mereka lakukan setelahnya. Termasuk di dalamnya siapa yang berkaitan langsung dengan mereka yang berhubungan dengan tanggung jawabnya. Misalnya saja, Anda bisa membuat flowchart dan Standard Operational Procedure SOP untuk mendapatkan gambaran besar terkait tugas yang anggota tim Anda miliki. 5. Lakukan Sharing Antar Anggota Tim Cara berikutnya yang bisa dilakukan demi memaksimalkan manajemen kantor adalah dengan memanfaatkan sesi sharing. Disarankan agar sesi ini dihadiri oleh seluruh anggota tim serta pimpinan yang bertanggung jawab atas tim tersebut. Seluruh anggota tim bisa menuangkan pendapat ataupun keluh kesahnya terkait sistem yang sudah diberlakukan. Sesi ini juga sekaligus bisa memaksimalkan penggunaan peralatan yang tersedia dalam ruang lingkup pekerjaan mereka. Selain itu, setiap anggota juga harus diberikan kesempatan dalam menuangkan pendapatnya sesuai dengan sudut pandang mereka masing-masing. Sehingga pimpinan bisa tahu, langkah manajemen apa yang sebaiknya dilakukan dan bisa diterapkan untuk langkah kedepan. Disarankan juga agar sesi sharing ini dilakukan secara rutin sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Kegiatan ini juga sekaligus mampu mengevaluasi sistem dan manajemen yang ada pada waktu sebelumnya. Dengan diadakannya sesi ini, maka diharapkan setiap anggota tidak memendam kesulitannya sendiri, dan mampu menerapkan sistem manajemen yang lebih efisien dan efektif. 6. Dukung Pimpinan dalam Masa Awal Implementasi Manajemen Perkantoran Hasil evaluasi mampu memberikan banyak sekali perubahan yang sudah diterapkan oleh pimpinan tim. Adanya kebijakan baru ini tentu dibuat berdasarkan apa yang dikemukakan oleh tiap anggota tim, lalu diterapkan sebaik-baiknya oleh para pimpinan. Oleh karena itu, ada baiknya jika seluruh anggota tim untuk tetap positif dan bersedia menjalankan seluruh aturan baru yang sudah ditetapkan. Ajaklah seluruh anggota tim Ana untuk bisa mendukung pimpinan, dan sebaiknya cobalah terlebih dahulu aturan baru yang sudah ditetapkan. Kalaupun ada yang janggal dan berbeda dalam proses pengerjaannya, siapa tahu hasil yang didapatkan justu akan lebih positif dari peraturan lama. 7. Evaluasi Alur Kerja dan Peralatan yang Digunakan Dalam Manajemen Perkantoran Setelah Anda mendapatkan banyak maran dan masukan dari setiap anggota tim saat melakukan sesi sharing, maka pimpinan harus mulai menerapkan cara yang dinilai paling baik. Beberapa hal yang harus diperhatikan pun tetap sama, yaitu seputar hasil dan durasi waktu pengerjaan, serta kondisi tim yang menjalankannya. Anda tidak perlu khawatir, dengan menggunakan manajemen yang sesuai, hasil yang didapatkan nanti pastinya akan lebih maksimal, efisien dan lebih efektif. Ketahuilah bahwa manajemen yang maksimal akan mampu mengeluarkan kemampuan yang maksimal untuk setiap anggota timnya. Baca juga Berbagai Jenis Barang dalam Manajemen Inventory Kesimpulan Manajemen administrasi perkantoran adalah salah satu kegiatan pengolahan data yang disertai dengan informasi yang dikerjakan secara teratur, sistematis dan kontinyu dengan mengikuti berbagai kegiatan organisasi agar tujuan organisasi yang bersangkutan bisa tercapai dengan baik. Fungsi manajemen perkantoran sangat erat kaitannya dengan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Ruang lingkup manajamen perkantoran mencakup seluruh aktivitas kantor dan sarana serta prasarana kantor. Tips terbaik untuk memaksimalkan manajemen kantor yang bisa Anda lakukan adalah menganalis sistem kerja yang sudah berjalan, menerapkan pola kepemimpinan yang sesuai, memeriksa cara kerja “peralatan” yang sudah ada, membuatlah alur kerja, melakukan sharing antar anggota tim, mendukung pimpinan dalam masa awal implementasi, serta mengevaluasi alur kerja dan peralatan yang digunakan dalam manajemen. Namun, hal lain yang tidak boleh diabaikan dalam menajemen kantor adalah manajemen keuangan, karena manajemen keuangan juga sangat penting bagi perkembangan kantor. Saat ini, Anda pun bisa lebih mudah lagi dalam melakukan manajemen keuangan, yaitu dengan memanfaatkan software akuntansi dari Accurate Online. Karena software ini mampu membantu mencatat keuangan secara praktis, akurat dan cepat. Selain itu, Anda juga bisa mengatur biaya produk, mengontrol stok barang, dan memantau laporan keuangan bisnis Anda secara mudah. Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini Seberapa bermanfaat artikel ini? Klik salah satu bintang untuk menilai. 9 pembaca telah memberikan penilaian Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini Jadilah yang pertama! As you found this post useful... Follow us on social media! We are sorry that this post was not useful for you! Let us improve this post! Tell us how we can improve this post? Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik. Bagikan info ini ke temanmu! Related Posts Page load link
Kantor merupakan pusat kegiatan, pemikiran dan komunikasi yang menggerakkan seluruh jaringan organisasi. Di kantor diolah segalam macam persoalan yang menyangkut hidup matinya organisasi. Karena itu pekerjaan kantor pada hakikatnya juga ikut menentukan nasib organisasi. Pada dasarnya ada dua jenis pekerjaan kantor sebagai berikut. Pekerjaan kantor yang bersifat ketatausahaan. Pekerjaan ini banyak berhubungan dengan tulis menulis. Diantaranya yang termasuk kedalam kelompok ini adalah1. Pengurusan surat2. Kearsipan3. Pengetikan4. Pengurusan Kepegawaian5. Pengurusan Keuangan6. Pengurusan Perlengkapan7. Penggandaan8. Pembuatan Laporan Pekerjaan kantor yang tidak bersifat ketatausahaan. Pekerjaan ini tidak banyak berhubungan dengan pekerjaan tulis menulis. Kelihatannya pekerjaan ini sepele, tetapi bila dilaksanakan dengan baik, maka akan bermanfaat besar bagi organisasi kantor dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan. Jenis pekerjaan yang termasuk kelompok ini adalah1. Penerimaan Tamu2. Penanganan Telepon3. Pelayanan Keamanan4. Pelayanan Kebersihan Menurut William H. Leffingwell dan Edwin M. Robinson, yang dikutip Drs. Moekijat dalam bukunya "tata laksana kantor" pekerjaan kantor itu meliputi Receiving, dispatching and shipping orders, menerima, mengirim dan mengangkut pesanan-pesanan dengan kapal. Billing membuat rekening Filling menyimpan warkat Passing credit and collecting outstanding accounts menyampaikan hutang dan mengumpulkan perhitungan-perhitungan yang belum diselesaikan. Handling, distributing, and dispatching mail, mengurus, membagi dan mengirimkan surat-surat Duplicating and addressing work, memperbanyak warkat dan memberikan alamat Miscellanous, such as telepone, receiving visitors, messenger service bermacam-maccam pekerjaan seperti menelepon, menerima tamu Special tsks tugas-tugas khusus Making records atau noting down desired data membuat warkat-warkat atau mencatat data-data yang diinginkan Lain halnya menurut Drs. Moenir, dalam bukunya "tatalaksana pekerjaan dan penerapannya", bahwa secara umum pekerjaan perkantoran terdiri atas 4 jeni yaitu Kegiatan pencatatan recording Kegiatan Klasifikasi classifying Kegiatan komunikasi comunicating Kegiatan Pengolahan manipulating Masing-masing jenis mempunyai peranan sendiri, akan tetapi selalu berkaitan satu sama lain, sehingga keempat jenis tersebut dalam praktiknya tidak bisa dipisahkan. Dari kedua pendapat diatas, pada dasarnya mempunyai kesamaan. Dan apabila kita simpulkan dari kegiatan tersebut, dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis kegiatan, yakni kegiatan bersifat ketatausahaan dan kegiatan yang tidak bersifat ketatausahaan.
Pekerjaan Kantor yang Bersifat Tata Usaha dan Tidak Bersifat Tata Usaha - Hallo sahabat BERITA KABAR INDONESIA, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pekerjaan Kantor yang Bersifat Tata Usaha dan Tidak Bersifat Tata Usaha, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel BERITA, Artikel berita bandung, Artikel berita banten, Artikel berita csi terbaru, Artikel berita cuaca, Artikel berita terkini, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca. Menurut Terry pekerjaan kantor meliputi penyampaian keterangan secara lisan dan pembuatan warkat tertulis dengan cepat guna menyediakan suatu landasan fakta sebagai tindakan kontrol dari pimpinan. Menurut William Henry Leffinguell dan Edwin Robinson pekerjaan kantor adalah pekerjaan yang pertama-tama berkenaan dengan warkat dari badan usaha pembuatan warkat-warkat guna dipakai untuk keterangan dikemudian hari. Berdasarkan kedua defenisi di atas dapat diketahui bahwa pekerjaan kantor berhubungan dengan pembuatan surat-surat, serta kegiatan lainnya yang sifatnya memberi bantuan dan layanan kepada pihak-pihak yang memerlukan demi tercapainya tujuan instansi atau perusahaan. Pekerjaan yang berhubungan dengan kegiatan tulis-menulis ini biasanya disebut dengan kegiatan tata usaha. Sedangkan, kegiatan pelayanan yang tidak berhubungan dengan tulis-menulis disebut dengan pekerjaan kantor yang tidak bersifat ketatausahan. Untuk lebih jelasnya silakan lihat contoh-contoh pekerjaan kantor yang bersifat tata usaha dan tidak bersifat ketatausahaan di bawah ini. 1. Contoh pekerjaan kantor yang bersifat ketatausahaan tulis-menulis - Pengetikan - Membuat surat. - Menerima surat. - Mengarsip dan menemukan arsip. - Mengendalikan surat. - Penggandaan surat menyurat. - Pengurusan keuangan. - Pengurusan perlengkapan kantor. - Pengurusan kepegawaian. - Pembuatan laporan. 2. Contoh pekerjaan kantor yang tidak bersifat ketatausahaan - Menerima tamu dan bertamu. - Menerima telepon dan menelepon. - Pelayanan keamanan. - Pelayanan kebersihan. Untuk meningkatkan produktifitas pekerjaan kantor, perlu ditunjang oleh tenaga-tenaga terampil dan memiliki kemampuan khusus agar mekanisme kerja suatu kantor dapat berjalan secara efektif dan efisien. Penanganan atau pengurusan surat merupakan sentral dari kegiatan kantor. Bagian ini memegang peranan penting dalam menggerakkan dan mengendalikan kegiatan sehari-hari yang berhubungan dengan surat menyurat. Sekianlah artikel Pekerjaan Kantor yang Bersifat Tata Usaha dan Tidak Bersifat Tata Usaha kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya. Anda sekarang membaca artikel Pekerjaan Kantor yang Bersifat Tata Usaha dan Tidak Bersifat Tata Usaha
Suatu perusahaan akan melakukan pekerjaan kantor baik itu pokok maupun penunjang guna memperoleh keuntungan yang maksimal sesuai visi misi bisnis. Dan dalam hal ini, ada banyak sekali jenis tugas kantor tersebut. Bahkan setiap perusahaan dapat memiliki tugas yang berbeda, tergantung kebutuhan masing masing. Maka dari itu, yuk kenali jenis jenis pekerjaan kantor beserta ciri dan contohnya. A. Pengertian Pekerjaan Kantor Secara umum, pekerjaan kantor merupakan tugas yang mengatur serta mencatat berbagai kejadian yang dilaksanakan sehingga dapat menjadi keterangan berguna. Ini meliputi kegiatan kegiatan penunjang tugas utama atau visi perusahaan, yang meliputi mencatat, mengolah, dan menganalisa. Beberapa ahli turut mendefinisikan mengenai pekerjaan kantor, salah satunya George Robert Terry yang merupakan seorang penulis bidang manajemen dari Amerika. Terry menyebutkan bahwa pekerjaan kantor adalah penyampaian informasi atau keterangan secara lisan serta pembuatan laporan, untuk menyediakan landasan fakta bagi tindakan kepemimpinan. Selain Terry, The Liang Gie yang merupakan intelektual sekaligus dosen dan pengarang pun turut menjabarkan pengertian pekerjaan kantor. Menurutnya pekerjaan kantor yaitu segenap tugas yang dilaksanakan guna mendukung tercapainya suatu pekerjaan pokok. Yang mana meliputi pekerjaan pekerjaan tulis clerical work dan pekerjaan kertas paper work. B. Ciri Ciri Pekerjaan Kantor Untuk memahami jenis jenis pekerjaan kantor lebih jauh, terdapat beberapa ciri yang perlu diketahui. Ciri ini dapat dilihat guna mengkategorikan apakah suatu tugas termasuk pekerjaan kantor atau tidak. Adapun ciri ciri pekerjaan kantor umumnya ada tiga, yang pertama yaitu kegiatannya tidak jauh dari kegiatan menghitung, mencatat, dan mengolah. Kemudian yang kedua tugas dilakukan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan pokok atau visi dari suatu perusahaan atau organisasi. Dan tugas tersebut tersebar ke seluruh divisi atau bagian yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas pokok. Apabila suatu tugas memiliki ketiga ciri ini, maka dapat dikatakan bahwa tugas terkait termasuk pekerjaan kantor. C. Jenis Pekerjaan Kantor 1. Mencatat Mencatat dalam hal ini umumnya dilakukan seperti membuat surat, mencatat berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan, dan membuat notula. Intinya pekerjaan mencatat ini berwujud tulisan mengenai data data yang dibutuhkan serta mempunyai arti, bisa disimpan, dan dapat dikirim. 2. Pengumpulan Data Jenis jenis pekerjaan kantor berikutnya yaitu pengumpulan data, yakni kegiatan mencari dan mengusahakan tersedianya segala informasi agar bisa siap digunakan ketika diperlukan. Tugas pengumpulan data ini bisa juga disebut menghimpun, dimana keterangan yang tadinya berserakan di mana mana atau belum ada menjadi siap tersedia. 3. Pengolahan Pengolahan merupakan tugas kantor yang meliputi berbagai macam kegiatan mengerjakan informasi yang ada, dengan maksud menyajikannya dalam bentuk yang lebih berguna. Jadi laporan yang telah dicatat maupun data yang telah dikumpulkan nantinya akan diolah sedemikian rupa, misalnya untuk membuatkan laporan keuangan perusahaan. 4. Komunikasi Melakukan komunikasi adalah tugas kantor yang penting bagi perusahaan, baik itu dilakukan secara langsung maupun tidak langsung melalui perantara media. Seperti kegiatan korespondensi, melakukan panggilan telepon, chatting, melakukan pengiriman email, faksimili, dan lain sebagainya untuk mengirimkan ide atau gagasan kepada pihak lain. 5. Mengetik Mengetik merupakan jenis jenis pekerjaan kantor yang pada hakikatnya adalah tugas juru tulis. Adapun bahan yang diketik yaitu warkat seperti catatan neraca pembukuan, naskah naskah perjanjian memo, surat, nota, dan berbagai laporan. Bagi pegawai tata usaha, kemampuan mengetik seperti ini menjadi syarat dasar untuk menjalankan tugas kantor. 6. Surat Menyurat Surat menyurat termasuk tugas kantor yang bersifat ketatausahaan dan berhubungan dengan administratif. Tugas ini sangat penting, karena setiap kantor umumnya akan menerima dan mengirim surat dengan jumlah tergantung besar kecilnya organisasi terkait. Biasanya semakin besar jangkauan kantor, maka akan membutuhkan lebih banyak surat yang harus ditangani. 7. Pengiriman Kegiatan pengiriman dalam hal ini dapat memperlancar komunikasi dengan pihak lain. Seperti melakukan pengiriman email, surat, faksimili, dokumen, hingga barang tertentu dengan berbagai cara dan alat penunjang. Adapun tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dari satu pihak ke pihak lain. 8. Menyimpan Perusahaan perlu menggandakan barang atau dokumen yang dikirim untuk disimpan, setelah melakukan kegiatan pengiriman. Tugas menyimpan ini mencakup meletakan informasi yang ada dengan menggunakan alat penyimpanan supaya aman. Seperti menyimpan folder informasi di komputer, menyimpan arsip, dan lain lain. 9. Menghitung Berbicara mengenai tugas menghitung pastinya akan berkaitan dengan angka. Jenis jenis pekerjaan kantor tersebut berhubungan dengan masalah uang di perusahaan. Sebab setiap kegiatan di suatu badan usaha pastinya memerlukan biaya. Beberapa contoh kegiatan menghitung di kantor antara lain, menghitung belanja barang, menghitung belanja pegawai, biaya transportasi, dan lain sebagainya. Demikianlah pembahasan mengenai jenis pekerjaan kantor beserta ciri dan contohnya. Jenis yang telah disebutkan diatas pun masih hanya segelintir saja. Sebab setiap perusahaan umumnya memiliki tugas kantor yang berbeda beda sesuai kebutuhan masing masing. Sehingga ada banyak sekali jenis pekerjaan kantor yang ada, baik itu yang bersifat ketatausahaan maupun bersifat non-ketatausahaan.
berikut ini yang merupakan pekerjaan kantor yang bersifat ketatausahaan adalah